Baca Juga: MA Kabulkan Peninjauan Kembali PT Banggai Senteral Sulawesi, Ini Kata Direktur Muda!
Tangis dan permohonan gadis itu tidak mampu meluluhkan hati sang penguasa yang telah dikuasai keserakahan.
Jejak Daun Peria Menjadi Harapan Pertemuan Kakak dengan Sang Adik
Sebelum meninggalkan rumah, Samba Paria memohon izin membawa beberapa lembar daun peria kesayangannya, raja mengabulkan permintaan itu karena menganggapnya tidak berbahaya.
Sepanjang perjalanan menuju istana, Samba Paria merobek daun-daun peria lalu menebarkannya sebagai penanda jalan.
Baca Juga: Warga Tontowea Mengadu ke Gubernur Sulteng Terkait PT SJA Astra Grup Diduga Serobot Lahan Warga!
Ia berharap adiknya memahami jejak itu dan mengetahui ke mana dirinya dibawa, beberapa saat kemudian sang adik pulang dengan tubuh letih serta wadah air yang tetap kosong.
Ia terkejut mendapati rumah sunyi tanpa keberadaan kakaknya, pandangan matanya kemudian tertuju pada sobekan daun peria yang berserakan hingga ke jalan setapak.
Tanpa ragu, anak itu mengikuti jejak tersebut selama dua hari hingga akhirnya tiba di halaman istana, ia memanggil nama kakaknya berulang kali dengan suara yang semakin serak karena kelelahan.
Baca Juga: Pesaing Toyota Hilux 2025, Audi Punya Pic Up Double Gardan dengan Wujud Barunya-Masuk Indonesia?
Namun raja menyembunyikan Samba Paria di dalam kamar agar keduanya tidak dapat bertemu.
Bahkan ketika sang adik meminta melihat wajah, tangan, dan kaki kakaknya, raja hanya mempermainkannya menggunakan seekor kucing.
Dengan hati remuk, anak itu menanam sebatang pohon kelor di depan istana.
Baca Juga: Dacia Bigster Jadi Pesaing Toyota Fortuner Tahun Depan, SUV Jantan Masuk Indonesia?
"Jika pohon ini layu, berarti aku sakit. Jika mati, berarti aku telah tiada," katanya sebelum pulang, dari balik jendela kamar, Samba Paria menangis tanpa mampu menjawab panggilan adiknya.
Samba Paria Melawan Kezaliman Demi Menyelamatkan Keluarga dan Seluruh Negeri
Hari-hari di istana berlalu tanpa kebahagiaan karena Samba Paria terus memikirkan adiknya yang hidup seorang diri di tengah hutan.
Artikel Terkait
KPK Buka Peluang Sita Dugaan Uang Rp100 Juta kepada Gus Miftah Jika Terbukti Berasal dari Korupsi DJKA
Coretax Jadi Senjata DJP Menjaga Penerimaan PPN di Tengah Melemahnya Konsumsi, Apa Dampaknya Bagi APBN
Fakta RUU Perampasan Aset Menurut Habiburokhman, DPR Sebut Skema Baru Membuat Pembahasan Regulasi Lebih Cepat
Menhut Raja Juli Antoni menjadi sorotan setelah melaporkan dan mengembalikan amplop, sementara KPK menyita SGD12 ribu dalam penyidikan dugaan gratifik
Richard Lee Sebut Penghentian Obat Keras Berisiko, Hakim Minta Dokumen Medis Sebelum Ambil Keputusan Penahanan
Mengapa KH Yahya Cholil Staquf Kembali Maju Pada Muktamar NU Ke-35? Ini Alasan dan Target Utamanya
Mengapa FBI Ikut dalam Kasus Febrie Adriansyah, Polri Jelaskan Pemeriksaan Dolar AS dan Barang Bukti Korupsi
SapuLangit Media Dorong Literasi Budaya Lewat Rubrik Cerita Rakyat yang Angkat Legenda Lokal dari Berbagai Daerah
Stimulus Rp110,7 Triliun dan APBN 2025 Diklaim Jaga Daya Beli, Seberapa Besar Dampaknya Bagi Masyarakat
Mengapa Isu Aisyah Zakiyyah dan Dody Hanggodo Ramai Dibahas? Simak Fakta Lengkap Pengangkatan Komisaris PT PP