PERINGATAN! Gagal Ginjal Akut Misterius Merebak, Orang Tua Diminta Waspada

photo author
I Gde Evander Paridjono, Sulbarekspres.com
- Rabu, 19 Oktober 2022 | 21:25 WIB
Gagal Ginjal Akut Misterius Menyerang Anak Indonesia Saat ini. Kemenkes pastikan tidak ada kaitan dengan Covid 19. (pixabay)
Gagal Ginjal Akut Misterius Menyerang Anak Indonesia Saat ini. Kemenkes pastikan tidak ada kaitan dengan Covid 19. (pixabay)

SulbarEkspres - Kasus gagal ginjal akut yang menyerang anak-anak usia 6 bulan-18 tahun terjadi peningkatan terutama dalam dua bulan terakhir.

Per tanggal 18 Oktober 2022 sebanyak 189 kasus telah dilaporkan, paling banyak didominasi usia 1-5 tahun.

Seiring dengan peningkatan tersebut, Kemenkes meminta orang tua untuk tidak panik, tenang namun selalu waspada.

Baca Juga: WAJIB COBA! Empat Buah Ini Terbukti Ampuh Kontrol Gula Darah

Baca Juga:  HATI-HATI! Tidur Kurang Dari 5 Jam Tingkatkan Resiko Penyakit Diabetes dan Jatung

Terutama apabila anak mengalami gejala yang mengarah kepada gagal ginjal akut seperti ada diare, mual ,muntah, demam selama 3-5 hari, batuk, pilek, sering mengantuk serta jumlah air seni/air kecil semakin sedikit bahkan tidak bisa buang air kecil sama sekali.

Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan, Dr. Yanti Herman, MH. Kes. mengingatkan orang tua harus selalu hati-hati serta memantau kesehatan anak-anak.

Jika anak mengalami keluhan yang mengarah kepada penyakit gagal ginjal akut, sebaiknya segera konsultasikan jangan ditunda atau mencari pengobatan sendiri

Pastikan bila anak sakit cukupi kebutuhan cairan tubuhnya dengan minum air. Gejala lain yang juga perlu diwaspadai orang tua adalah perubahan warna pada urine (pekat atau kecoklatan). 

Bila warna urine berubah dan volume urine berkurang, bahkan tidak ada urine selama 6-8 jam (saat siang hari), orang tua diminta segera membawa anak ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Sampai saat ini kasus gagal ginjal akut pada anak belum diketahui secara pasti penyebabnya.

Pemerintah bersama Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan tim dokter RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) membentuk satu tim yang bertugas untuk mengamati dan menyelidiki kasus gangguan ginjal akut pada anak.

Dari data yang ada, gejala yang muncul di awal adalah terkait infeksi saluran cerna yang utama.

Pemerintah menghimbau sebagai upaya pencegahan agar orang tua tetap memastikan perilaku hidup bersih dan sehat tetap diterapkan.

Pastikan cuci tangan tetap diterapkan, makan makanan yang bergizi seimbang, tidak jajan sembarangan, minum air bersih, dan pastikan imunisasi anak rutin dan lanjuti dilengkapi.***

Halaman:
1
2
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Reno Wijaya

Sumber: Kemenkes RI

Tags

Rekomendasi

Terkini

X