Saksi Mengaku Terima Rekaman CCTV di Hari Penembakan Brigadir J

- Kamis, 27 Oktober 2022 | 16:08 WIB
 Kelurga Astri dan Lael saat menghadiri sidang putusan sela atas eksepsi terdakwa Ira Ua di Pengadilan Negeri Kupang dan dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi, Kamis (27/10/2022). (victorynews.id/nahor fatbanu)
Kelurga Astri dan Lael saat menghadiri sidang putusan sela atas eksepsi terdakwa Ira Ua di Pengadilan Negeri Kupang dan dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi, Kamis (27/10/2022). (victorynews.id/nahor fatbanu)

SulbarEkspres – Saksi Aditya Cahya hadir di persidangan terdakwa Hendra Kurniawan dan Agus Nurpatria untuk memberikan kesaksian atas perkara perintangan penyidikan dalam kasus pembunuhan Brigadir J.

Aditya mengatakan, dirinya menerima barang bukti flashdisk dan hardisk yang berisi rekaman CCTV dari Baiquni Wibowo pada hari penembakan Brigadir J.

Baca Juga: Kejagung Beri Pengamanan Ketat 12 Orang Keluarga Brigadir J di Sidang Bharada E

Baca Juga: Bocah Berusia 12 Tahun Tewas Terserempet Truk Setelah Gagal Nyalip

“Ada flashdisk dan hardisk dari Pak Baiquni,” ucap Aditya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (27/10/2022).

“Dari hardisk eksternal kami dapatkan potongan video durasi 2 jam, dari jam 4 sore sampai 6 sore pada tanggal 8 Juli yang mengarah ke rumah Sambo,” tambahnya.

“Itu kejadian dimana pembunuhan Brigadir Yosua terjadi,” imbuhnya.

Dalam penjelasannya, Aditya menyebut rekaman CCTV tersebut memperlihatkan kedatangan Putri Candrawathi hingga diperlihatkannya Brigadir J yang Masih hidup saat Ferdy Sambo tiba di rumah dinasnya.

“Disitu diperlihatkan pada saat kedatangan Ibu PC, pada saat kedatangan Ferdy Sambo, sampai dilihatkan Yosua masih ada, masih terlihat di rekaman video itu pada saat Ferdy Sambo sampai di lokasi,” jelasnya.

Setelah itu, Jaksa menanyakan kesaksian Aditya saat melihat barang bukti laptop tersebut yang disita apakah sudah patah atau belum.

Saksi bernama Aditya tersebut menjawab sudah melihat barang bukti tersebut.

Hakim kemudian meminta barang bukti laptop tersebut diperlihatkan ke terdakwa Hendra Kurniawan dan Agus Nurpatria apakah pernah melihat laptop tersebut.

“Saya tidak pernah mengenal, melihat laptop tersebut,” kata Hendra.***

 

Editor: Reno Wijaya

Terkini

Orang Kaya Namun Tak Bermodal, Berani Mencuri Sendal

Jumat, 3 Februari 2023 | 12:28 WIB

Tak Ada Uang Berani Curi Hp Untuk Bayar Boking PSK

Sabtu, 28 Januari 2023 | 21:03 WIB

Dua Orang Sepulang Kerja di Begal Bersenjata Tajam

Sabtu, 21 Januari 2023 | 14:42 WIB

Ayah Korban Shock, Mengetahui Anak 12 Tahun Hamil

Kamis, 19 Januari 2023 | 16:22 WIB
X