Pertemuan berlangsung pada April 2026 bersama sejumlah anggota DPR RI, dalam forum tersebut, pemerintah menjelaskan kondisi politik serta arah kebijakan ekonomi Indonesia.
"Di Indonesia tidak sama dengan negara lain. Di kita, DPR dan Pemerintah adalah satu kesatuan yang baik sehingga mereka bisa melihat kebijakan kita adalah kebijakan yang utuh."
"Dan betul-betul bertujuan memakmurkan rakyat tanpa melanggar undang-undang," kata Purbaya Yudhi Sadewa.
Outlook Stabil Dinilai Mencerminkan Kredibilitas Kebijakan Fiskal Pemerintah
Purbaya menyebut hasil pemeringkatan merupakan penilaian independen dari lembaga internasional, ia menilai kebijakan ekonomi Indonesia memperoleh pengakuan objektif.
"Pengumuman S&P ini memberikan indikasi yang jelas bahwa lembaga internasional yang jujur, prudent, dan independent melihat kebijakan kita sudah baik," tegas Purbaya Yudhi Sadewa.
Penilaian tersebut memperkuat keyakinan terhadap kesinambungan pengelolaan fiskal nasional.
Momentum Positif untuk Menjaga Kepercayaan Investor dan Pasar Keuangan
Rating kredit menjadi salah satu indikator penting dalam mengukur tingkat risiko suatu negara.
Status investment grade membantu menjaga daya tarik Indonesia di mata investor internasional.
Baca Juga: Celine Evangelista Pastikan PublikRumah Dibeli Sejak 2018 dan Bantah Isu Hubungan dengan Jaksa Agung
Di tengah ketidakpastian ekonomi global, keputusan S&P mempertahankan rating dan outlook stabil menjadi modal penting bagi pemerintah menjaga kepercayaan pasar sekaligus mendukung stabilitas pembiayaan negara.****