Kenaikan belanja mencerminkan percepatan pelaksanaan berbagai program pemerintah.
Selisih antara pendapatan dan belanja menghasilkan defisit Rp196,5 triliun.
Pemerintah Tegaskan Defisit APBN Masih dalam Jalur Terkendali
Defisit APBN hingga semester pertama tercatat sebesar 0,76 persen terhadap PDB.
Pemerintah menegaskan angka tersebut masih berada pada level yang aman.
"Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, 'Kondisi tersebut mencerminkan bahwa defisit APBN tetap dijaga dalam batas aman dan terkendali.'"
Pernyataan itu sekaligus merespons kekhawatiran mengenai pelebaran defisit pada awal tahun.
Pemerintah menilai kondisi fiskal justru menunjukkan perbaikan.
Perbandingan dengan Kuartal Pertama Menunjukkan Tren yang Membaik
Pada kuartal pertama 2026, defisit APBN mencapai sekitar 0,9 persen terhadap PDB.
Saat itu muncul proyeksi bahwa defisit tahunan dapat melampaui batas 3 persen.
Purbaya menilai asumsi tersebut tidak mencerminkan perkembangan terbaru.
"Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan, 'Kalau kita pakai cara yang sama dengan para pengamat, sekarang 6 bulan 0,76% berarti setahun defisit hanya 1,52%.'"