Sulbar Ekspres - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) mengakui, menaikkan biaya personalia sebesar 11% atau hampir 2 kali lipat dari inflasi pada 2022.
Pada kenaikan tersebut dengan memberikan remunerasi kepada pegawai BNI.
Pertumbuhan pada kredit BNI sendiri lebih ditopang oleh segmen korporasi Blue Chip sebesar 28,9% YoY menjadi Rp232,7 triliun.
Baca Juga: Hari ini 25 Januari 2023 MG Motor Indonesia Resmi Merilis New MG HS 2023
Direktur Finance BNI, Novita Widya Anggraini menuturkan, pertumbuhan kredit BNI sebesar 10,9% YoY melebihi guidance yang ditetapkan perusahaan di awal 2022, yakni di kisaran 7% hingga 10%.
Baca Juga: Kisah Dari Gunung Kemukus Sehingga Mitos Ritual Seks, Permintaan Akan Terkabulkan
“Pertumbuhan tersebut dicapai di tengah upaya BNI melakukan transformasi dan fokus membangun portofolio kredit yang sehat melalui ekspansi pada debitur top tier di masing-masing industri dan regional,” kata Novita dalam dalam BNI Earnings Call FY2022, Selasa 24 Januari 2023.***