hukum-dan-kriminal

Brankas Rahasia di Cafe De'Clan Berisi Rp60 Miliar, Polisi Dalami Aliran Dana Dan Kepemilikan Aset Dugaan Korupsi

Kamis, 9 Juli 2026 | 20:19 WIB
Petugas membawa barang bukti hasil penggeledahan Cafe De'Clan Signature untuk kepentingan penyidikan dugaan korupsi yang masih terus berkembang. (Dok. Instagram.com @declansignature)

INFO EKSPRES :

  • Status kepemilikan tanah dan bangunan kafe belum diumumkan, sementara pengelola diketahui bernama Ferry Yanto Hongkiriwang.
  • Polisi menyita seluruh barang bukti dan memperluas penelusuran aliran dana dalam dugaan korupsi sejumlah korporasi BUMN.
  • Cafe de'Clan Signature di Cipete menjadi lokasi penggeledahan gabungan Kortas Tipidkor Polri dan Polda Metro Jaya.

SULBAREKSPRES.COM - Apa yang membuat BTN mampu mencetak pertumbuhan laba jauh di atas rata-rata ketika industri perbankan menghadapi tantangan likuiditas?

Seberapa besar kontribusi transformasi digital dan Danantara terhadap percepatan kinerja korporasi tersebut?

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menunjukkan akselerasi kinerja hingga Mei 2026 dengan membukukan laba bersih konsolidasi Rp1,85 triliun.

Baca Juga: Belanja Negara Melampaui Target, Defisit APBN 2026 Meningkat Meski Pemerintah Tetap Optimistis Mengendalikannya

Atau tumbuh 54,37 persen secara tahunan, seiring meningkatnya pendapatan bunga, ekspansi kredit, serta transformasi bisnis yang terus diperkuat.

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu menilai hasil tersebut mencerminkan efektivitas strategi transformasi yang dijalankan perseroan.

"Transformasi yang kami jalankan mulai memberikan hasil nyata, terutama dengan dukungan penuh dari ekosistem Danantara," kata Nixon LP Napitupulu.

Baca Juga: Rapat Panitia Munas VIII PSMTI Bahas Kesiapan Akhir, Pengurus Pusat dan Daerah Perkuat Sinergi Organisasi

Pendapatan Bunga Bersih Menjadi Motor Pertumbuhan Kinerja Keuangan BTN

Pendapatan bunga bersih BTN mencapai Rp7,13 triliun hingga Mei 2026 atau meningkat 15,15 persen secara tahunan.

Laba operasional melonjak menjadi Rp2,39 triliun, sedangkan PPOP mencapai Rp3,98 triliun.

Kenaikan indikator tersebut memperlihatkan peningkatan efisiensi sekaligus penguatan profitabilitas operasional perseroan.

Baca Juga: Problem Solver Tersedia Mulai Hari Ini, Langkah Perluas Diplomasi Literasi Indonesia Melalui Buku Berbahasa Inggris

Pertumbuhan Kredit dan Simpanan Mendorong Fundamental Korporasi Semakin Solid

Kredit dan pembiayaan konsolidasi BTN meningkat menjadi Rp403,06 triliun atau naik hampir 10 persen dibandingkan tahun lalu.

Dana pihak ketiga juga tumbuh menjadi Rp433,95 triliun sehingga mendukung kebutuhan likuiditas korporasi.

Halaman:

Tags

Terkini