“Mengonfirmasi apa yang sudah dilaporkan oleh Kakak (Rizky Billar), bahwa semua yang ada di-posting oleh YouTube, beberapa platform ya, beberapa akun, bahwa semua itu tuh tidak benar,” kata Lesti.
Pernyataan tersebut disampaikan setelah muncul narasi yang mengaitkan Rizky Billar dengan Asila Maisa dan memicu spekulasi mengenai rumah tangga mereka.
Baca Juga: Didik Rachbini Ungkap Tantangan Pertumbuhan Ekonomi dan Pentingnya Ekspor Berorientasi Global
Lesti juga menegaskan dirinya memilih mengikuti proses hukum yang sedang berjalan, termasuk ketika ditanya mengenai kemungkinan penyelesaian secara damai.
Proses Hukum Dipilih untuk Mencegah Informasi Serupa Kembali Beredar
Lesti berharap proses hukum memberikan efek jera sehingga informasi serupa tidak kembali disebarkan oleh pihak lain melalui media sosial.
“Kita ikutin dulu aja ya sampai pemeriksaan semua selesai, soalnya kalau dibiarin takutnya malah banyak yang ngikutin nantinya gitu,” tegas Lesti.
Ia bersama Rizky Billar saat ini memilih fokus terhadap laporan yang telah dibuat dan tidak ingin isu lain mengganggu proses hukum.
“Sejauh ini sih kita masih fokus ke yang sedang dilaporkan aja,” pungkas Lesti.
Laporan Enam Akun Bermula dari Isu Perselingkuhan pada Juni
Laporan Rizky Billar bermula pada Juni 2026 setelah enam akun media sosial diduga menyebarkan berita bohong mengenai dirinya.
Sejumlah pemberitaan media pada Juni menyebut laporan tersebut diajukan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan pencemaran nama baik dan penyebaran informasi bohong.
Narasi yang beredar menuding Rizky Billar berselingkuh dengan Asila Maisa, bahkan mengaitkannya dengan kabar keretakan rumah tangga.
Isu tersebut kemudian berkembang menjadi spekulasi mengenai kemungkinan perceraian antara Rizky Billar dan Lesti Kejora.