Pemilik Ayam Goreng Tewas Mengenaskan, Akibat Di Pukul Gas Elpiji Oleh Dua Karyawan.

photo author
Azad Fahrudin, Sulbarekspres.com
- Jumat, 17 Februari 2023 | 19:53 WIB
Pemilik Ayam Goreng Tewas Mengenaskan, Akibat Di Pukul Gas Elpiji Oleh Dua Karyawan.Foto: Istimewa
Pemilik Ayam Goreng Tewas Mengenaskan, Akibat Di Pukul Gas Elpiji Oleh Dua Karyawan.Foto: Istimewa


Sulbar Ekspres - Kabar terbaru dari seorang wanita yang memiliki usaha ayam goreng berinisial I (30) ditemukan tewas bersimpah darah di ruko miliknya lokasi tepatnya Bekasi, Jawa Barat pada jumat 17 Februari 2023.

Pihak direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes yang bernama Hengki Haryadi sedikit menjabarkan atas temuannya di lokasi kejadian bahwa penyidik menemukan barang bukti kuat yaitu tabung gas yang berlumuran darah.

Menurut hasil penyelidikan sementara, Hengki menyimpulkan tabung gas elpiji bersubsidi ini menjadi alat kesengajaan pelaku untuk mencelakai korban dengan cara memukul korban tepat bagian kepala belakang, akibat tindakan tersebut korban mengalami luka berat.

Baca Juga: Viral Pengamen Memaksa Masuk Bus Holiday Sampai Ngamuk Di Tengah Jalan

Baca Juga: Ibu Asal Tiongkok Syok, 6 Bulan Di Titipkan Kepada Nenek Malah Begini

"Luka korban di bagian kepala sebelah kiri, diduga karena dihantam menggunakan tabung gas," kata Hengki.

Pihak Reserse Polda Metro Jaya dengan berbagai barang bukti cukup kuat segera menahan kedua pelaku yang diduga sengaja membunuh korban serta menculik anaknya.

Para pelaku yang sudah di amankan kini dalam proses pemeriksaan oleh tim penyidik. "Sudah dipastikan oleh tim di lapangan, pelaku hanya dua orang," jelas Hengki.

Keterangan dari Kapolsek Sukatani AKP Wito menjabarkan bahwa I diduga tewas karena dibunuh pada Kamis 16 Februari 2023.
"Petugas mendapat laporan ada orang dibunuh, dan (kami) langsung mendatangi tempat kejadian, dicek ke tempat kejadian dan benar (adanya korban)," ujar Wito saat dikonfirmasi Kamis sore.

Wito juga mengungkapkan bahwa korban sempat dilarikan ke klinik terdekat, namun dengan kondisi yang sudah kritis dan kehilangan banyak darah korban dinyatakan sudah meninggal dunia.

"Ada gas, ada gunting, tapi kami belum tahu digunakan atau tidak, karena masih dalam penyelidikan," ucap Wito.

Bersamaan dengan kejadian tersebut, anak dari korban tak ditemukan di lokasi kejadian namun polisi sedang mencari keberadaannya.

"Untuk diculik atau tidak, masih dalam penyelidikan," ucap Wito menyampaikan bahwa pelaku telah berhasil ditangkap oleh tim penyidik gabungan Polres Metro Bekasi bersama Ditrektorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Bersamaan dengan diringkusnya para pelaku anak korban yang dibawa pun segera di amankan, kedua pelaku yang ternyata merupakan karyawan milik korban yang baru melaksanakan tugas bekerja selama sepekan.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Azad Fahrudin

Tags

Rekomendasi

Terkini

KPK OTT Bupati Kepulauan Meranti!

Jumat, 7 April 2023 | 15:12 WIB
X