SulbarEkspres – Kerusuhan terjadi di area pertambangan PT GNI di Kabupaten Morowali Utara (Morut), Sulawesi Tengah.
Kerusuhan ini terjadi antara TKA Chian dan Pekerja Lokal Indonesia di areal smelter 1 sampai 5 di PT GNI areal pertambangan Nikel.
Kerusuhan atau bentrokan masal ini terjadi sejak Sabtu 14 Januari 2023 siang hingga malam situasi masih mencekam.Baca Juga: Bahaya Penggunaan Kipas Angin Bagi Kesehatan, Berikut Dampak yang Diderita
Baca Juga: Bangunan Gedung SMA 1 Malunda Kabupaten Majene,Sulawesi barat Terbakar
Informasi yang didapat SulbarEkspres, Minggu 15 Januari 2023 dua orang meninggal akibat kerusuhan itu.
Selain itu dari video yang beredar, sejumlah alat berat dan sejumlah kendaraan truk pun dibakar oleh masa.
Bak perang antar Negara sudah terjadi di lokasi itu. Seorang LSM NCW yang memantau aksi itu mengatakan harus ada pengamanan dari pihak TNI dan Polri.
“Ini akan semakin besar jika tidak ada pengamanan eksta,” katanya.
Anawar mengatakan SOP pekerja China dan Indonesia juga harus di evaluasi.
“SOP kerja bagi seluruh tenaga kerja orang indonesia dan China harus dievaluasi ulang oleh orang dan pihak perusahaan. Bahwa kasus seperti diatas sudah sering terjadi baik di Morowali,” kata dia dihubungi Minggu pagi.
Kabarnya PT GNI mulai pagi ini diberhentikan sementara akibat kerusuhan antara TKA China dan TK Indonesia itu.
Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari otoritas keamanan Polres dan Polda Sulteng.***