Bahkan, MSAT selalu mangkir dari pemanggilan pemeriksaan, hingga mengajukan pra peradilan.
Akan tetapi, pra peradilan yang dilakukan tim kuasa hukum MSAT telah ditolak oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jombang. Namun, tetap saja polisi tidak mampu mengeksekusi MSAT untuk menjalani pemeriksaan dugaan pencabulan santriwati di Polda Jatim.
Kemudian pada 4 Januari 2022, Kejati Jatim telah menyatakan berkas perkara dugaan pencabulan dengan tersangka MSAT telah lengkap atau P21.
Lagi-lagi penyidik Ditreskrimum Polda Jatim kesulitan mengeksekusi MSA untuk dilimpahkan ke Kejati Jatim.
Upaya menjemput paksa MSAT di kediamannya juga telah dilakukan tim penyidik Ditreskrimum Polda Jatim, pada 12 Januari 2022. Namun kembali gagal.
Bahkan, tim penyidik Polda Jatim diadang ratusan massa pendukung MSAT di depan pondok pesantren milik orangtuanya.
Setelah berulang kali gagal dilakukan penjemputan paksa, Ditreskrimum Polda Jatim memasukkan MSAT dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) atas dugaan kasus pencabulan santriwati, dan keberadaannya terus diburu hingga dilakukan upaya penangkapan pada Minggu, 3 Juli 2022.
Upaya penangkapan terhadap MSAT ini pun sempat diwarnai aksi kejar-kejaran di jalan raya dan tampak seperti adegan di film koboi.
Ada tiga mobil yang dikejar polisi, tetapi polisi kembali gagal menangkap MSAT yang terlanjur kabur dengan mengendarai mobil.
MSAT diduga masuk ke dalam pondok pesantren milik orang tuanya, dan polisi hanya berhasil menangkap satu mobil yang berisi dua orang pendukung buronan tersebut.
Polda Jatim dan Polres Jombang, dibantu Kodim 0814/Jombang, sampai mengerahkan ratusan personel bersenjata lengkap untuk menangkap MSAT yang diduga bersembunyi di dalam pondok pesantren.
Upaya pengepungan ini kembali menemui kegagalan, karena Tim negosiator Polda Jatim kembali dari dalam pondok pesantren dengan tangan kosong.
Kewibawaan aparat penegak hukum untuk menangani kasus dugaan pencabulan ini pun sedang diuji dengan selalu gagalnya menangkap tersangka MSAT.
Apalagi, beredar video kiai yang merupakan ayah MSAT menasihati Kapolres Jombang AKBP Nurhidayat.
Dalam video yang beredar terlihat Nurhidayat duduk di sebelah kiai Moch. Muchtar Mu'thi yang merupakan ayah MSAT.