Sulbar Ekspres - Banyak netizen yang mengecam hal tersebut dan menudingnya sebagai eksploitasi terhadap para lansia.
Ternyata para pemeran mandi lumpur itu sendiri tidak masalah mengguyur diri mereka demi uang.
Pemeran tersebut mandi lumpur ini diketahui masih memiliki hubungan kekerabatan dengan Intan dan Sultan, serta ada pula yang merupakan tetangganya.
Diantara pemeran mandi lumpur yang dipanggil Nenek Sari (55), mengaku tidak keberatan mengguyur dirinya karena bisa mendapatkan uang dengan mudah.
Selama melakukan live, dia sudah mendapatkan uang sekitar Rp9 juta yang merupakan bagi hasil dengan Sultan. Menurutnya, cara ini bisa mendulang rupiah lebih banyak dan cepat ketimbang mengurus sawah.
Kalau mengurus sawah orang, dia hanya dibayar Rp35 ribu per hari.
Dia juga tidak akan berhenti melakukan live mandi lumpur, kecuali pihak berwenang atau pemerintah mau menanggung biaya hidupnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Artanto mengatakan pemeran dalam konten mandi lumpur itu tidak dipaksa.
“Mereka lakukan hal tersebut bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dari Gift yang diberikan oleh penonton dengan kesepakatan bagi hasil antara pemeran di dalam video dengan pengelola akun medsos,” jelasnya.***