SulbarEkspres.com - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Serikat Mahasiswa dan Rakyat (SEMARAK) yang tolak kenaikan BBM terlibat aksi saling dorong dengan aparat kepolisian yang berjaga, Jumat, 9 September 2022.
Kericuhan terjadi akibat massa aksi memaksa masuk ke kantor DPRD yang di jaga ketat oleh Aparat Kepolisian setempat.
"Ini adalah bentuk keresahan terhadap oligarki-oligarki politik yang tidak menjalankan amanat rakyat kawan-kawanku sekalian", kata salah satu mahasiswa yang berorasi.
Baca Juga: Kemensos bagikan 600 ribu bagi warga yang terdampak naiknya BBM, ini syaratnya!!
Baca Juga: Mahasiswa Demo Ancam Segel Pertamina, Polres Polman Kerahkan Ratusan Personilnya
Menurut Koordinator Lapangan Muhammad Farid Ismail dari aksi tersebut , mereka sengaja di benturkan dengan pihak kepolisian.
"Ada bahasa didalam bahwa kita sengaja di benturkan dengan Kepolisian", ungkap Korlap itu.
Sampai saat berita ini di keluarkan, demonstrasi masih terus berlanjut.***
Penulis: Muh Ilham