sulbar

Legenda Samba Paria Asal Sulbar Ungkap Perjuangan Gadis Mandar Melawan Raja Kejam demi Keluarga dan Rakyat

Kamis, 16 Juli 2026 | 06:00 WIB
Legenda Samba Paria mengisahkan keberanian seorang gadis Mandar yang melawan raja zalim demi menyelamatkan adiknya dan membebaskan rakyat dari penindasan di Bumi Mandar. (Dok. Kreasi Dola AI)

Rakyat semakin miskin meski hidup di negeri yang kaya akan hasil bumi dan perdagangan, siapa pun yang berani menentang kebijakan tersebut akan ditangkap, dihukum berat, bahkan dijatuhi hukuman mati.

Ketakutan menyelimuti seluruh negeri hingga banyak keluarga memilih melarikan diri menggunakan perahu menuju negeri lain.

Baca Juga: Arahan Presiden Jelas Berantas Tambang Ilegal, Kapolda Sulteng Tegas Tekakan Hukum Bagi Pelaku!  

Sayangnya, tidak sedikit perahu tenggelam diterjang gelombang besar Laut Mandar sebelum mencapai tujuan.

Kezaliman raja juga tampak dari kebiasaannya mengambil gadis-gadis cantik untuk dijadikan permaisuri tanpa memedulikan kehendak mereka.

Meski telah memiliki tiga belas permaisuri, ia masih berambisi mengumpulkan empat puluh permaisuri sebagai lambang kesaktiannya.

Baca Juga: Polsek Paleleh Gelar Operasi Pekat Tinombala 2024, Sararannya Miras Hingga Sabung!

Ramalan Seorang Nenek Bijaksana Mengubah Harapan Seluruh Penduduk Negeri

Di sebuah kampung lereng gunung tinggal seorang nenek yang dikenal bijaksana dan mampu membaca pertanda masa depan.

Banyak warga mendatanginya untuk meminta nasihat ketika harapan mereka mulai memudar akibat kekejaman sang raja, suatu hari sang nenek menyampaikan ramalan yang segera menyebar ke seluruh pelosok Bumi Mandar.

Menurut ramalannya, seorang gadis muda dari kalangan rakyat biasa akan mengakhiri kekuasaan raja yang zalim, ucapan itu menjadi secercah harapan bagi rakyat yang selama bertahun-tahun hidup dalam ketakutan.

Baca Juga: Himbauan Kamtibmas Kapolres Morowali Utara Selama Pilkada 2024!

Sementara itu, tanpa diketahui siapa pun, sang raja justru mengalami mimpi yang mengusik pikirannya, dalam mimpi tersebut ia menemukan bunga yang sangat harum di tengah hutan tempatnya biasa berburu.

Seorang ahli nujum kerajaan menafsirkan bahwa bunga itu melambangkan seorang gadis cantik yang kelak menjadi permaisurinya.

Namun, sang ahli nujum juga memperingatkan bahwa gadis tersebut memiliki kekuatan yang kelak dapat menjadi ancaman bagi raja.

Baca Juga: PT SJA 1 Akan Lepas Lahan Untuk Warga Transmigrasi Desa Tontowea, Cek Jumlah Luasannya!

Halaman:

Tags

Terkini