Toyota Fortuner sudah dirakit dalam bentuk terurai (Completely Knock-Down) di Indonesia dan terhitung sejak tahun 2010 menyusul ditutupnya salah satu pabrik perakitan Toyota di Bangkok maka proses perakitan Fortuner versi mesin bensin dialihkan ke Toyota Indonesia.
Di Amerika Selatan, Toyota Fortuner dijual dengan nama Hilux SW4.
Dilansir dari ANTARA, Di tengah pasar mobil yang masih lesu tahun 2016 lalu, PT Toyota Astra Motor (TAM) sebagai pemimpin pasar otomotif meluncurkan All New Fortuner, yang berbeda dari generasi sebelumnya.
"Dalam waktu dekat ini akan diluncurkan All New Fortuner," kata Presdir TAM Hiroyuki Fukui dalam keterangan pers di Jakarta, sebelum peluncuran Fortuner generasi akhir sampai 2023 ini.
Dalam keterangan tertulis itu ia mengatakan sesuai dengan tagline TAM yang baru Let’s Go Beyond, Toyota mewarnai mobil-mobil yang dipasarkan di Indonesia dengan produk, performa, teknologi, dan layanan, yang melebihi ekspektasi konsumen.
Wakil Presdir TAM Henry Tanoto menambahkan pihaknya akan menghadirkan varian baru Fortuner yaitu VRZ dan SRZ yang memiliki desain baru, lebih stylish, serta berteknologi dan fitur kelas atas.
"All New Fortuner yang merupakan hasil produksi anak bangsa di Toyota faclility Karawang," katanya.
All New Fortuner akan menjadi kendaraan Innovative International Multi-purpose Vehicle (IMV) Toyota ke-2 yang diproduksi di Indonesia melalui PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN).