Sulbar Ekspres - Kendaraan masadepan di rencanakan lebih ramah Lingkungan,CEO baru Toyota Koji Sato juga mengungkaokan mobil masa depan untuk menuju netralitas karbon adalah dengan menggunakan hidrogen.
Dari semua hampir setiap pembuat mobil lain hanya berfokus pada kendaraan listrik baterai, Sato memiliki keyakinan yang berbeda, dia menganggap hidrogen akan menjadi tulang punggung masa depan jenama asal Jepang tersebut.
"Kami ingin memastikan bahwa hidrogen tetap menjadi pilihan sendiri untuk layak di kendarai,Kami membutuhkan rantai pasokan produksi dan transportasi. Kecuali kami melihat evolusi di sana, kami tidak dapat mengharapkan peningkatan volume dalam penggunaan energi," kata Sato seperti yang disiarkan oleh laman InsideEv pada Senin.
Baca Juga: Seorang Mandor Melunasi Hutang Hingga 145 Juta Kepada Pemilik Warung di Kota Solo
Baca Juga: Pemerintah Jepang Terdapat Masalah Serius,Pasalnya Populasi Penduduk Jepang Semakin Turun
Sato sendiri mengatakan hal tersebut pada ajang endurance race, dia memberikan garis besar tentang apa yang ingin dia lakukan ketika dia mengambil alih posisi sebagai CEO Toyota dan akan banyak mengeksplorasi solusi non-BEV.
Walaupun begitu, dia akan tetap ikut mengikuti garis yang sedang ramai di lalui oleh para produsen otomotif untuk mencapai netralitas karbon pada saat ini, yakni melalui garis elektrifikasi.
Kami melakukan upaya penuh dalam segala hal. Penting untuk tetap fleksibel guna menyesuaikan produk dan energi dengan kebutuhan netral karbon yang berbeda di pasar yang berbedam," kata Sato.
Satu-satunya penawaran mobil hidrogen dari Toyota adalah Mirai, sejauh ini produk tersebut telah sukses. Di Amerika Serikat (AS), Mirai dijual secara eksklusif di California karena tidak ada negara bagian lain yang memiliki infrastruktur bahan bakar yang diperlukan.
Toyota hanya memiliki satu kendaraan listrik baterai yang dijual di Amerika, yaitu bZ4X.***