Jika menggantikan Toyota Rush di segmen LSUV, maka kemungkinan besar Yaris Cross tersebut akan berkonfigurasi 7-Seater, bukan 5-seater. Atau paling tidak disediakan dalam format opsi 5-seater dan 7-seater sebagaimana Rush di generasi awalnya.
Kapan Toyota Rush disuntik Mati?
Nara sumber itu juga mengabarkan waktu peluncuran Yaris Cross yang juga berarti akan menjadi hari wafatnya Toyota Rush RWD, yaitu pada Oktober 2023.
“Model pengganti Rush ini, sepertinya baru akan hadir pada Oktober 2023 nanti. Akan menggunakan platform DNGA yang digunakan oleh All New Vios,” ungkapnya.
Belum ada pernyataan resmi dari petinggi Toyota mengenai isu ini. Namun jika Yaris Cross akan diplot untuk bersaing dengan Honda HR-V, kemungkinan segmennya akan lebih tinggi dari Rush yang kita kenal sekarang.
Itu cukup masuk akal, karena Toyota sepertinya ingin meningkatkan kelas lineup-nya menjadi lebih premium.
Harga pengganti Rush tersebut kemungkinan tidak akan lagi di level LSUV, mengingat akan hadirnya fitur-fitur ADAS-TSS yang tidak murah, seperti yang dilansir dari carusermagz.
Itu terlihat dari Toyota Veloz yang sekarang dipisah menjadi mobil yang lebih mewah dari segmen menengah ke bawah.
Tapi sekali lagi, ini barulah isu yang belum bisa dipertanggungjawabkan oleh pihak Toyota secara resmi.
Rasanya cukup disayangkan jika nama Rush yang sudah sangat besar di Indonesia dikubur begitu saja.
Mungkin Toyota punya rencana selanjutnya yang masih di dalam kotak pandora.***