nasional

Kota Kumuh di Bagian Ibu Kota Korsel Terbakar, Kurun Waktu 5 Jam Sebanyak 900 Petugas Padamkan Api

Sabtu, 21 Januari 2023 | 18:08 WIB
Tangkap Layar, Butuh ratusan petugas pemadam kebakaran lebih dari lima jam untuk memadamkan api. (Foto: bbc.com).

SULBAR EKSPRES - Ratusan orang harus dievakuasi setelah kebakaran terjadi di sebuah kota kumuh di ibu kota Korea Selatan, Seoul.

Sekitar 60 rumah dilaporkan telah hancur dalam kobaran api Jumat pagi di Desa Guryong. Belum ada laporan kematian atau cedera.

Dikutip pada bbc.com, Pantauan dari Media Korea Selatan digambarkan area rumah darurat yang penuh sesak sebagai perkampungan kumuh terakhir itu merupakan area yang tersisa di ibu kota.

Butuh lebih dari 900 petugas pemadam kebakaran dan beberapa helikopter selama lima jam untuk memadamkan api.

Baca Juga: Perang Ukraina : Pembicaraan 'Frank' Saat Ukraina Mendorong Jerman untuk Mendapatkan Tank

"Tepat setelah saya membuka pintu, saya melihat tiang api muncul dari satu sisi," Kata seorang warga berusia 72 tahun kepada Reuters.

Presiden Yoon Suk-yeol menyerukan upaya habis-habisan untuk meminimalkan kerusakan dan memobilisasi.

Terlihat, semua petugas pemadam kebakaran dan peralatan yang tersedia, menurut juru bicaranya. Mr Yoon saat ini berada di Swiss untuk KTT Forum Ekonomi Dunia di Davos.

Baca Juga: Film Marvel Ant-Man and the Wasp Quantumania akan Diputar Bulan Februari di China

Penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui, namun daerah tersebut juga rawan kebakaran dan banjir, dengan banyak rumah yang dibangun menggunakan kardus dan kayu. Menurut Korea Times, Desa Guryong telah mengalami sedikitnya 16 kebakaran sejak 2009.

Itu dibentuk pada 1980-an oleh orang-orang yang diusir dari lingkungan asalnya oleh proyek pembangunan kembali di bawah pemerintahan militer saat itu, tetapi upaya untuk mengembangkan daerah itu digagalkan oleh ketidaksepakatan antara badan pemerintahan lokal dan penduduk.

Baca Juga: Akan Tayang Film Beyond Skine di Bioskop Trans Tv

Desa Guryong berada di tepi distrik Gangnam yang makmur, yang memiliki beberapa real estat termahal di negara itu.

Tags

Terkini