nasional

Ini Daftar 20 Mobil Keluarga yang Dilarang Pakai Pertalite, Fortuner Hingga Toyota Kijang Innova!

Rabu, 7 September 2022 | 22:45 WIB
Gawat, Harga Pertalite Bakal Naik 45% Lagi? (Ilustrasi-Internet)

SulbarEkspres – Kendaraan apa saja yang dilarang pakai Pertalite?. Berikut kami sajikan selengkapnya.

Salah satunya Fortuner, Hingga mobil Hyndai Stargazer 2022.

Pemerintah akhirnya resmi menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi untuk jenis solar, Pertalite dan satu BBM non subsidi, Pertamax.

Baca Juga: Mobil Suzuki Baru Diluncurkan Harga Mulai Rp100 Jutaan, Cek Spesifikasi dan Fitur!

Tak hanya harga dinaikkan, konsumsi BBM subsidi kini juga tak lagi bisa sembarangan. Pasalnya pemerintah juga memberlakukan pembatasan dan pengetatan kendaraan yang boleh mengonsumsi.

Terlebih untuk BBM subsidi jenis solar dan pertalite, hanya kendaraan tertentu dengan takaran CC yang dibolehkan membeli Pertalite maupun solar.

Nah, khusus untuk Pertalite, ada perubahan kebijakan batasan maksimal CC kendaraan roda empat yang dibolehkan konsumsi Pertalite.

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menyebut ada perubahan revisi beleid terkait dengan pembatasan konsumsi BBM bersubsidi jenis Pertalite.

Anggota Komite BPH Migas, Saleh Abdurrahman mengatakan revisi beleid tersebut berdasarkan asumsi daya beli pemilik kendaraan dengan mesin di atas 1.400 cc.

“Mobil-mobil di atas 1.400 cc mestinya mampu beli BBM yang nonsubsidi,” kata Saleh dikutip Tempo.co, Jumat (2/9/2022).

Sebelumnya, revisi beleid memuat bahwa larangan pembelian Pertalite mencakup kendaraan di atas 1.500 cc.

Perubahan aturan itu otomatis berdampak pada beberapa merek mobil dengan mesin di atas 1.400 cc yang masuk daftar larangan mengisi Pertalite di SPBU Pertamina.

Perubahan itu juga berimbas mobil menengah dan banyak digunakan masyarakat seperti Avanza, Xenia, Wuling hingga Mitsubishi Xpander dan yang bermesin di atas 1.400 cc berisiko tak bisa mengonsumsi Pertalite.

Seperti diketahui, mulai 3 September, harga Pertalite naik menjadi Rp 10.000 per liter, dari harga awal Rp 7.650.

Halaman:

Tags

Terkini