Pemerintah juga akan merevitalisasi sektor yang dinilai resilien, terutama pertanian dan energi, untuk memperkuat fondasi pertumbuhan nasional.
“Di tengah gejolak utama seperti geopolitik, harga energi, harga pangan, serta suku bunga tinggi yang masih terus berlanjut,” kata Airlangga.
Strategi lainnya mencakup pembentukan bursa komoditas mineral sebagai acuan Indonesia Reference Price bagi perdagangan komoditas strategis.
Daya saing investasi dan ekspor juga akan diperkuat melalui deregulasi, optimalisasi perjanjian perdagangan internasional, serta rencana pembentukan Pusat Finansial Internasional Indonesia.
Danantara Dan Swasta Disiapkan Mempercepat Investasi Sebagai Motor Pertumbuhan Ekonomi
Pemerintah akan melibatkan Danantara dan sektor swasta untuk mempercepat investasi yang diposisikan sebagai salah satu motor utama pertumbuhan ekonomi 2027.
Langkah tersebut penting karena pemerintah tidak hanya mengandalkan belanja negara untuk mendorong ekspansi ekonomi dan penciptaan aktivitas produktif.
Kebijakan tersebut juga diarahkan untuk memperkuat daya saing Indonesia melalui investasi bernilai tambah dan perluasan kapasitas produksi domestik.
Kementerian Keuangan sebelumnya menempatkan transformasi digital, hilirisasi, dan penguatan investasi sebagai bagian penting strategi pertumbuhan ekonomi.
Dengan demikian, target 6 persen tidak hanya bertumpu pada konsumsi, tetapi juga peningkatan produktivitas, investasi, ekspor, dan transformasi struktural.
Pemerintah harus memastikan deregulasi dan fasilitas investasi benar-benar mempercepat realisasi proyek, bukan sekadar menambah daftar kebijakan.
Perlindungan Sosial Diperkuat Saat Pemerintah Mengejar Pertumbuhan Lebih Tinggi Nasional
Target pembangunan 2027 juga mencakup kemiskinan sebesar 6-6,5 persen dan Tingkat Pengangguran Terbuka sebesar 4,3-4,87 persen.