Jadi Mobil SUV RWD Paling Murah? Ini Alasan Toyota Rush Generasi 1 Banyak Dicari

photo author
I Gde Evander Paridjono, Sulbarekspres.com
- Selasa, 18 Oktober 2022 | 20:01 WIB
Toyota Rush penggerak depan?. Foto: Istimewa
Toyota Rush penggerak depan?. Foto: Istimewa

SulbarEkspres - Toyota Rush merupakan mobil dengan penggerak roda belakang alias Rear-Wheel Drive (RWD). Pada umumnya RWD digunakan pada beberapa mobil level menengah hingga atas. 

Sebut saja seperti Daihatsu Gran Max dan Terios, Toyota Rush, Fortuner, Hingga BWM Seri 5 pun memakai RWD.

Baca Juga: Mobil Bekas SUV Murah 2022! Rp 69 juta Sudah Dapat Toyota Rush 2011, Cek Kelebihannya

Baca Juga: Mobil Bekas Dibawah Rp 100 Juta! Si Mungil Kia Picanto 2012, Cek Harga dan Kelebihannya

Namun dengan sistem RWD membuat Toyota Rush Generasi pertama ini menjadi mahal?

Tentu saja tidak. Walaupun Toyota Rush generasi pertama ini di produksi tahun 2006 hingga 2017, mobil ini masih sangat diminati oleh masyarakat Tanah Air.

Toyota Rush merupakan mobil Sport Utility Vechicle (SUV) yang dapat menerjal berbagai medan sulit ataupun menantang.

Mobil keluarga SUV ini sangat banyak diminati masyarakat Indonesia. Bahkan saat ini masih banyak masyarakat yang menargetkan untuk membeli mobil bekas Toyota Rush.

Toyota Rush diproduksi pada tahun 2006 oleh Daihatsu namun penjualannya dilakukan bersama oleh Toyota dan Daihatsu.

Salah satu alasan mengapa mobil Toyota Rush generasi pertama ini banyak diminati adalah harganya yang terjangkau namun mimiliki tampilan body yang sporty dan kekuatan mesinnya masih sangat mumpuni.

Alasan lainnya adalah mobil ini sangat handal dan paling cocok dengan kondisi kontur jalan di Indonesia.

Toyota Rush generasi pertama memiliki nama lain yaitu Rush 'konde' karena memiliki ban serep di pintu belakang yang sebuah konde.

Mobil ini dibekali dengan ground clerance dengan tinggi sekitar 200 mm didukung oleh mesin yang mampu memberi dorongan kuat sejak putaran awal dan bertipe matic.

Toyota Rush juga memiliki final gear transmisi matik 4-speed berukuran cukup besar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Reno Wijaya

Tags

Rekomendasi

Terkini

X