Sulbar Ekspres - Di Cina pembuat kendaraan listrik Nio Inc berencana membangun pabrik untuk memproduksi kendaraan listrik murah dengan merek baru untuk diekspor ke Eropa mulai awal tahun depan, kata tiga orang yang mengetahui masalah tersebut seperti disiarkan Reuters pada Selasa (21/2) waktu setempat.
Untuk di rencanakan perusahaan untuk memperluas jajaran dan penjualan di luar negeri datang karena penjualan kendaraan listrik melemah tajam di China, menyusul berakhirnya subsidi negara untuk pembelian kendaraan ramah lingkungan tersebut.
Nio sendiri telah berencana meluncurkan produk kendaraan listrik yang lebih terjangkau dengan nama merek baru setelah 2024 sebagai bagian dari proyek dengan nama kode "Firefly" dan "Alps", menurut orang-orang yang menolak disebutkan namanya karena diskusi bersifat pribadi.
Baca Juga: Suzuki Model Panjang Ertiga Hybird Tampil Lebih Menawan di IIMS 2023
Baca Juga: Aneh,Dari Perusahaan Cina Melakakukan Wawancara Dengan Sistem Memakai Topeng
Adanya Pabrik baru tersebut akan dibangun di kota Chuzhou di provinsi Anhui, China timur, kata mereka, seraya menambahkan bahwa pabrik itu akan membuat mobil, dikembangkan di bawah proyek "Firefly", yang ingin diekspor Nio ke Eropa, di mana pelanggan lebih menyukai kendaraan berukuran kecil.
Nio juga sudah memiliki dua pabrik perakitan mobil di ibu kota provinsi Anhui, kota Hefei. Harga Nio di Eropa berkisar dari sekitar 50.000 euro hingga 91.000 euro, tergantung pada jangkauan kendaraan dan apakah pelanggan membeli atau menyewa baterai.
Namun Perusahaan tidak segera menanggapi permintaan komentar. Seorang pejabat di Zona Pengembangan Ekonomi dan Teknologi Chuzhou, tempat pabrik Nio akan berlokasi, menolak berkomentar.***