Sulbar Ekspres - Iti Octavia Jayabaya yang di kenal sebagai bupati Lebak Provinsi Banten, ternyata memiliki sikap arogan sehingga ramai jadi sorotan di media sosial.
Tindakan Iti Octavia di klaim tak sopan karena menyalahi tugas wartawan dengan cara mengusir dan meminta wartawan jangan banyak bertanya.
Kejadian semena-mena itu terjadi lantaran para awak media tengah melakukan wawancara dengan pihak Balai Besar Wilayah Sungai Ciujung, Ciliman dan Cidurian (BBWSC3) di beranda pendopo Kabupaten Lebak Senin, 13 Februari 2023
Salah satu penyebanya yaitu adanya awak media yang mempertanyakan terkait belum tuntasnya penyelesaian sengketa hak dan kepemilikan lahan sejumlah masyarakat yang terdampak proyek Bendungan Karian.
Baca Juga: Jokowi kelliling Menunggangi Motor Listrik Saat Pembukaan IIMS 2023
Baca Juga: Banjir Melanda Kota Solo Warga Berbondong-bondong Keluar Rumah
Diceritakan kala itu oleh jurnalis senior Edi Murfik dan sejumlah awak media lainnya yang tengah mendengarkan keterangan dari pihak BBWSC3.
Namun secara tiba-tiba Alkadri selaku Asisten Daerah (Asda) bidang pemerintahan dan pertanahan Pemkab Lebak menerobos maju dan mencoba menghentikan kegiatan para jurnalis.
“Sudah-sudah,” kata Alkadri terdengar dalam rekaman video, sambil mengusir para wartawan yang sedang mencecar BBWSC3 dengan sejumlah pertanyaan beruntun.
Tak lama berselang kejadian tersebut, barulah datang Iti Octavia dan langsung berteriak kepada awak medi dengan hawa emosi serta nada tinggi Iti Octavia meminta para awak media beresta para jurnalis untuk menyudahi wawancara kegiatan yang belum selesai dan meminta seluruh team segera meninggalkan pendopo Kabupaten Lebak.
“Sudah-sudah hentikan. Kan wartawan sudah diberi kesempatan. Ini bukan saatnya cuap-cuap tapi saatnya bekerja,” kata dia
“Seharusnya jurnalis itu memfasilitasi kendala pembangunan yang dilaksanakan pemerintah untuk kepentingan rakyat, sudah tinggalkan saja pak, ini kuasa saya di sini," sergah Bupati Iti Octavia
Menurut Edi Murfik dan semua wartawan tindakan Iti Octavia Jayabaya tersebut keterlaluan dan dianggap arogan sehingga terkesan sombong karena memiliki kekuasaan jabatan penuh.
Iti Octavia yang berusaha menghalang-halangi tugas wartawan serta jurnalis dalam menggali informasi yang akurat dan berimbang dari pihak BBWSC3, menyebabkan kekecewaan mendalam bagi awak media serta para jurnalis.***