SulbarEkspres – Telah dikonfirmasi, saat ini total korban yang dinyatakan meninggal akibat berdesak-desakan dalam acara Halloween Itaewon sebanyak 153 orang.
Keluarga korban protes dan mempertanyakan kinerja petugas keamanan serta pihak penyelenggara Halloween Itaewon 2022.
Baca Juga: Kebocoran Gas? Kronologi Tragedi Mengerikan Halloween Itaewon 2022 di Korsel
Baca Juga: Wuling Air EV 2022! Mobil Listrik Termurah Andalan Wuling
Duka mendalam dirasakan anggota keluarga korban saat menjemput orang terkasih yang telah menjadi mayat.
Beberapa orang tua bahkan masih belum bisa menemukan anaknya hingga saat ini. Total sebanyak 153 orang meninggal, 82 orang terluka, dan 19 diantaranya mengalami luka serius.
Sejauh ini juga dikonfirmasi terdapat 22 warga negara asing meninggal termasuk dua warga asal Indonesia.
Hingga saat ini belum ada pihak yang bisa dimintai pertanggungjawaban. Pihak berwajib masih terus melakukan penyelidikan dan meminta untuk tidak menyebarkan kabar yang simpang siur di Internet.
Keluarga para korban protes atas kinerja aparat keamanan setempat sebelumnya terlihat menyepelekan resiko besar dari kerumanan massa yang begitu besar.
Total lebih dari 100.000 orang berada dalam gang sempit yang hanya bisa dilalui satu mobil saja di kota Itaewon. Hal itu pun menyebabkan para pengunjung Halloween berdesak-desakan hingga kekurangan oksigen.
Orang tua korban menilai pengendalian masa yang dilakukan aparat keamanan setempat sangat kurang.
Salah satu saksi mata menjelaskan massa menjadi semakin tidak terkendali dan gelisah saat malam semakin larut.
Tragedi mengerikan mulai terjadi tepat sebelum pukul 22.20 waktu setempat. Pengunjung mulai berdesak-desakan, sedangkan polisi yang kalah jumlah untuk menertibkan massa tentu kelimbungan.
Saksi itu juga mengatakan tiba-tiba jumlah kerumunan massa bertambah lebih dari 10 kali lipat dari biasanya menyebabkan situasi semakin tidak kondusif.