NCW Duga PT ANA Beri Keterangan Palsu ke Pemerintah!

- Senin, 2 Januari 2023 | 09:31 WIB
Koordinator LSM NCW Sulteng, Anwar Hakim. (foto: dok pribadi)
Koordinator LSM NCW Sulteng, Anwar Hakim. (foto: dok pribadi)

Sulbar Ekspres – LSM NCW Sulawesi Tengah menduga bahwa PT Ana yang bergerak di perkebunan kelapa sawit di Morowali Utara memberikan keterangan palsu kepada pemerintah. Ketika menyatakan inloknya tidak pernah aktif selama ini.

“PT Ana bisa dijerat dengan hukum pidana memberikan keterangan diduga palsu,” kata Korda LSM NCW Sulteng, Anawar Hakim, 2 Januari 2022.

Ia mengaku inloknya tidak pernah aktif, padahal adalah inlok sejak 2006 dan sudah berakhir berkisar tahun 2014.

Baca Juga: Permen BPN/ATR No.9 Tahun 1999, PT. ANA di Mortut Tak Punya HGU!

Baca Juga: Ketum PSSI Akan Mundur Melalui KLB, Mahfud MD: Saya Pastikan

“NCW  menduga bahwa PT Ana Astera memberikan keterangan palsu kepada pemerintah. Ketika menyatakan inloknya tidak pernah aktif selama ini,” paparnya.

Bahwa hebatnya PT Ana Astra di Kabupaten Morowali Utara (Morut) adalah sawit sudah perduksi sejak tahun 2012 baru tahun 2021 Pemda Morowali Utara keluarkan inlok Via bupati.

Kata dia PT sudah terbit inloknya sejak tahun 2006 dengan luas 7200 ha. Bahwa mengapa lagi Bupati keluarkan inlok yang disebut untuk mengaptipkan inlok yang sudah habis masa berlakunya.

Apalagi denga adanya putusan MK-RI itu, bahwa inlok iup adalah bukan alas hak atas tanah, berarti ada perbuatan manifulasi adminstrasi hukum pertanahan yang diduga dilakukan Pemda dan BPN. Mau menguntungkan perusahaan PT ana yang seharusnya sudah di tutup.

Halaman:

Editor: Reno Wijaya

Tags

Terkini

X