Masyarakat Apresiasi Kabag Ops Polres Morowali Utara di Tengah Konflik Perusahaan dan Warga

photo author
Reno Wijaya, Sulbarekspres.com
- Minggu, 7 April 2024 | 08:03 WIB
Aki penolakan keberadaan PT ANA di Kabupaten Morowali Utara.  (istimewa)
Aki penolakan keberadaan PT ANA di Kabupaten Morowali Utara. (istimewa)

SulbarEkpsresKabag Ops Polres Morowali Utara (Morut), AKP Mohammad Hasbi mendapat apresiasi dari sejumlah masyarakat terkait kehadirannya di tengah Konflik PT AGRO NUSA ABADI dan warga.

Konflik PT AGRO NUSA ABADI dan masyarakat terkait dugaan penyerobotan lahan terus terjadi di Kecamatan petasia Timur, Kabupaten Morut.

Bahkan masyarakat tak segan-segan akan menduduki perusahaan jika perusahaan tidak menuruti permintaan masyarakat.

Baca Juga: Konflik Lahan Sawit di Morowali Utara, FRAS Diminta Konsisten Dukung Perjuangan Hak Masyarakat di Lingkar Sawit!

Namun Kabag Ops Polres Morut Mohammad Hasbi, yang juga bertugas sebagai Komandan pengamanan untuk menjaga Kamtibmas dianggap mampu meredam.

Terhitung kurang lebih 4 bulan bertugas, hingga saat ini tidak ada peristiwa-peristiwa yang menonjol antara perusahaan dan masyarakat.

Bahkan Kabag Ops lebih sering berinteraksi dengan masyarakat secara prsuasif sehingga warga lebih mendengarkan apa yang disampaikan oleh Kabag Ops.

“Beliau berpihak kepada masyarakat dan benar-benar menjaga Kemananan dan Ketertiban di tengah konflik ini,” kata salah satu warga Desa Towara, Kecamatan Petasia Timur, H Jamal Dg. Situju, Minggu 7 April 2024.

“Terima kasih lah sama Polres Morowali Utara, terutama kepada Pak Kabag Ops (Mohammad Hasbi), yang telah bekerja extra, nyaman kami ada beliau di Morut, kami merasa diayomi,” katanya lagi.

Hal yang sama juga disampaikan oleh H. Herman, dia pun tenang dalam beraktifitas khususnya saat pamen sawit di lahannya yang sedang konflik dengan PT ANA.

“Warga masyarakat merasa senang akan kehadiran Kepolisian, beliau yang peduli akan warga masyarakat sekitar dan mengucapkan terimakasih,” ujar H. Herman.

Langka-langkah Kabag Ops meredam konflik besar antara warga dan Perusahaan, dibawah kendali Kabag Ops, Gangguan keamanan itu berhasil diredam.

Kabag Ops selaku aparat penegak hukum netral tidak berpihak ke PT ANA yang saat ini statusnya sedang dipermasalahkan oleh warga misalnya soal HGU.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Situr Wijaya

Tags

Rekomendasi

Terkini

NCW: Inlok PT ANA Adalah Utang Pilkada?

Minggu, 19 Maret 2023 | 13:13 WIB
X