Sebelumnya, ia adalah seorang tentara yang memiliki berbagai pekerjaan sampingan, salah satunya adalah agen tiket bus.
Dengan mendapatkan pinjaman dari bank, ia membeli enam buah bus dan menggunakan armadanya tersebut untuk rute Cikarang-Cimone.
Tetapi setelah beberapa waktu, rute tersebut dianggap kurang menguntungkan dikarenakan sepinya penumpang.
Akhirnya ia mengubah armada tersebut menjadi kelas eksekutif dan mengalihkan trayeknya ke trayek antarkota antarprovinsi Jakarta-Kudus, Jakarta-Pati dan Jakarta-Jepara.
Mulai saat itulah perusahaan otobusnya mulai berkembang. Pada tahun 2009, PO Haryanto melakukan ekspansi bisnis pertamanya diluar Muria Raya, yakni di Madura dengan trayek Jakarta-Pamekasan-Sumenep.
“Meski itu industri, buat aku itu orang tua (pemilik BUS Haryanto), jadi aku kerja sama ayah ya sebab bakti,” salah satu ucapan Rian Mahendra usai dipecat.
Pemecatan Terungkap
Salah satu pemecatan Rian Mahendra dari PO Hryanto adalah sial Rian yang diduga kerap bermain bitcoin dan menghabiskan uang cukup banyak.
Apa itu Bitcoin?
Bitcoin adalah sebuah uang elektronik yang dibuat pada tahun 2009 oleh Satoshi Nakamoto.
Nama tersebut juga dikaitkan dengan perangkat lunak sumber terbuka yang dia rancang, dan juga menggunakan jaringan peer-to-peer tanpa penyimpanan terpusat atau administrator tunggal di mana Departemen Keuangan Amerika Serikat menyebut bitcoin sebuah mata uang yang terdesentralisasi.
Tidak seperti mata uang pada umumnya, bitcoin tidak tergantung dengan mempercayai penerbit utama.
Bitcoin menggunakan sebuah database yang didistribusikan dan menyebar ke node-node dari sebuah jaringan P2P ke jurnal transaksi, dan menggunakan kriptografi untuk menyediakan fungsi-fungsi keamanan dasar, seperti memastikan bahwa bitcoin-bitcoin hanya dapat dihabiskan oleh orang memilikinya, dan tidak pernah boleh dilakukan lebih dari satu kali.***