“Si raja Dombu berkata segera siapkan acara pernikahan,” jelasnya.
Putri Yama More berubah pikiran lantaran tidak mau menikah dengan Raja Dombu, dan suatu malam dia menyiapkan diri bersama para dayang-dayang untuk melarikan diri menghindari pernikahan, pelarian pun dilakukan menuju kea rah pantai yang banyak batu-batu karang-karag
Saat ditengah perjalanan, heboh di kerajaan bahawa sang putri telah hilang, sehingga baginda raja memerintahkan prajurit lari mengejar.
Prajurit pun tanggap bahawa sang putri diperkirakan lari kea rah tempat dia sering bermain bersama dayang-dayang.
Ternyata dugaan prajurit benar, salah satu kakak Yamamore yang ikut mencari sang putri langsung berteriak melihat Yamamore dalam pelariannya.
“Sata berlaringkencang Yamamore mendapat bisikan ketika melitasi sumur kecil di sekitaran talaga (saat ini sumur raksasa/pusentase/pusat laut) itu,” kata Jamrin.
Disitulah cerita terbentuknya pusat laut di Donggala, bahkan kata Jamrin orang tua dahulu sering melihat putri cantik di sekitaran sumur raksasa itu yang diyakini adalah Putriyamamore.
Sementara itu, Kerajaan di Towale diperangi karena mengingkari jannji.
Maka sejak hilangnya Putri Yamamre itulah terbentuknya Pusentasi yang diyakini adalah tempat Yamamore bersembunyi sampai sekarang.*