Sebaiknya memastikan juga apakah mobil tersebut melakukan servis rutin di bengkel resmi atau tidak. Mobil yang memiliki riwayat servis pada jasa bengkel resmi, kondisi nya lebih terjamin.
2. Sebaiknya tidak terjebak pada harga miring
Dalam hukum ekonomi, ada rupa ada barang. Sebaiknya berhati - hati dan melakukan inspeksi secara mendalam bersama dengan montir bengkel atau orang yang ahli dalam menilai kelayakan dan kondisi mobil.
Baiknya tidak mudah tergiur dengan harga mobil yang ditawarkan terlalu murah dari pasaran, untuk memastikan bahwa mobil tersebut bukan bekas kecelakaan berat atau bekas kebanjiran.
3. Mengecek interior dan aksesoris
Melakukan inspeksi atau pemeriksaan kepada mobil bekas yang akan dibeli adalah hal yang wajib dilakukan.
Hal paling mudah adalah dengan memeriksa interior mobil mulai dari dashboard, kulit jok, karpet alas kaki, audio, hingga lampu kabin. Tentunya body mobil secara keseluruhan dan mesin juga perlu dicek agar tidak menyesal dikemudian hari.
Nah, jadi dalam membeli mobil bekas memerlukan waktu untuk membandingkan dari sisi kualitas, harga, dan lainnya.
Sebaiknya hindari membeli dengan terburu - buru agar mobil yang di beli dalam kondisi yang layak dan sehat.***