olahraga

Korban Meninggal Akibat Tragedi Stadion Kanjuruhan Bertambah 1 Orang, Polisi: Ini Korban ke-135

Selasa, 25 Oktober 2022 | 04:42 WIB
Korban bertambah menjadi 134 orang dari Tragedi Kanjuruhan Malang

SulbarEkspres – Korban dalam Tragedi Kanjuruhan kembali bertambah 1 orang yang meninggal dunia.

Total korban jiwa yang meninggal dunia dalam tragedy tersebut menjadi 135 orang.

Baca Juga: BPOM Akui Tak Ada Pengawasan Etilen dan Dietilen Penyebab Gagal Ginjal Akut Pada Anak

Baca Juga: Presiden FIFA Bertemu Jokowi, Siap Siap Transformasi Sepakbola Besar Besaran di Indonesia

Kapolresta Malang Kombes Pol Budi Hermanto membenarkan adanya informasi terkait kabar bertambahnya korban menjadi 135 orang.

Korban ke-135 dalam tragedi tersebut bernama Farzah Dwi Kurniawan.

Korban meninggal usai sebelumnya menjalani perawatan di Rumah Sakit Saiful Anwar Malang.

Diketahui korban merupakan mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Malang.

Korban dikabarkan menghembuskan nafas terakhir pada Minggu, 23 Oktober 2022 malam.

Sejauh ini Polri telah menetapkan 6 orang sebagai tersangka, yakni Direktur Utama PT LIB Ahmad Hadian Lukita, Ketua Panpel laga Arema FC Abdul Haris, dan Security Officer Suko Sutrisno.

Tiga tersangka lain yakni Kompol Wahyu Setyo Pranoto selaku Kabagops Polres Malang, AKP Hasdarmawan selaku Danki 3 Sat Brimob Polda Jatim, dan AKP Bambang Sidik Achmadi selaku Kasat Samapta Polres Malang.

Tragedi berdarah tersebut menarik perhatian banyak pihak termasuk Presiden Indonesia.

Presiden Joko Widodo resmi mengumumkan akan meruntuhkan Stadion Kanjuruhan setelah tragedi maut yang terjadi di stadion tersebut.

Keputusan itu diumumkan setelah orang nomor satu di Tanah Air tersebut bertemu dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino.

Kedatangan Gianni ke Indonesia untuk bertemu dengan Presiden Jokowi imbas dari tragedi maut yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

Pertemuan keduanya dilakukan secara tertutup dan membahas mengenai transformasi sepak bola Indonesia.

Tercatat pertemuan tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan. Terdapat beberapa poin penting yang dicapai untuk perubahan menyeluruh.

Selain membahas tentang perubahan secara menyeluruh untuk sepak bola Tanah Air, Presiden FIFA juga memberikan jaminan Piala Dunia U-20 tetap akan digelar di Indonesia.

Keputusan lainnya dari pertemuan tersebut adalah Jokowi mengumumkan akan meruntuhkan Stadion Kanjuruan.

Halaman:

Tags

Terkini

Borussia Dortmund Siap Jamu Celsea Liga Champions 2023

Kamis, 16 Februari 2023 | 08:25 WIB

C.Ronaldo Ngamuk,Kini Mencatat Gol Terbanyak di Dunia

Jumat, 10 Februari 2023 | 13:55 WIB

Harga Asnawi Salah Satu Pemain yang Termahal di Klub

Sabtu, 28 Januari 2023 | 14:11 WIB