pasangkayu

CDAM AAL Jawab Keresahan Petani Sawit Soal Harga yang Anjlok

Sabtu, 16 Juli 2022 | 18:41 WIB
Foto: dok

SulbarEkpsres - Beberapa hari yang lalu, Bupati Pasangkayu, Yaumil Ambo Djiwa mengundang OPD terkait, asosiasi petani sawit, juga perusahaan kelapa sawit yang ada di daerah itu.

Pertemuan yang membahas soal anjloknya harga TBS itu berlangsung di ruang kerja bupati Pasangkayu, Sulawesi Barat.

Bupati Yaumil ingin memfasilitasi serta menyampaikan keluhan petani sawit. Kepada pihak perusahaan, dia berharap mendengarkan dan mau menaikkan TBS sesuai ketentuan pemerintah.

Baca Juga: Harga TBS Sawit Kaltim Periode I-Juli 2022 Melorot Rp 987,69/kg

Baca Juga: Maraknya Mafia Tanah, Kementerian ATR/BPN Komitmen Tindak Tegas Pelaku

"Kami maklum terkait harga TBS ini adalah masalah global. Perusahaan mengikuti mekanisme pasar. Tapi setidaknya perusahaan juga mau mendengarkan keluhan petani," sebagaimana dikutip dari laman medsos diskominfopers Pasangkayu

Sebab bagaimana pun, lanjut Yaumil, perusahaan adalah mitra pemda dalam mensejahterakan masyarakat.

CDAM PT Astra Agro Lestari Tbk, Oka Arimbawa melalui pesan kepada media ini menyampaikan, bahwa saat tren harga CPO naik, maka harga bisa dinaikkan oleh pihak perusahaan.

Mewakili perusahaan PT AAL, ia mengaku akan menambah kuota penyerapan TBS dari petani.

"Pada saat penjualan CPO sudah ada, maka kami pihak perusahaan (PT AAL) akan menambah kuota penyerapan TBS petani," aku Oka, Sabtu, 16 Juli 2022.

Selama ini, menurut Oka, pihak perusahaan tak pernah ingin merugikan petani sawit. Justru salah satu tujuan hadirnya perusahaan yakni mensejahterakan masyarakat.***

Reporter: AB

Tags

Terkini